Minggu, 02 Oktober 2016

Peringatan 1 Muharram 1438H di Mahad Al-Zaytun

Hari Minggu, tanggal 2 Oktober 2016 adalah bertepatan dengan pelaksanaan hari besar 1 Muharram 1438H. Saat ini saya pun kembali ke kampus di tempat anak pertamaku menyelesaikan sekolahnya sampai Aliyah di angkatan ke 12 tahun ini. 

Suasana meriah dan sepertinya pengunjungnya melebihi pencapaian tahun lalu, karena pada sekali pengunjungnya. Nah ini susasananya yang dapat saya ambil liputannya dalam gambar.















Senin, 12 September 2016

Sholat Iedul Adha 1437H

"SETIAP KITA ADALAH IBRAHIM"

Setiap kita berpeluang untuk menjadi "IBRAHIM" dimana  setiap Ibrahim punya 'ISMAIL'  karena, 
sesungguhnya Ibrahim tidak diperintah oleh Allah untuk membunuh Ismail, Ibrahim hanya diminta oleh Allah untuk "menyembelih" atau  "memutus"  rasa 'KEPEMILIKAN' terhadap Ismail.

Karena hakekatnya semua adalah milik Allah!

Seperti halnya KEPEMILIKAN kita saat ini.

Setiap kita berpeluang untuk menjadi "IBRAHIM" dimana  setiap Ibrahim punya 'ISMAIL'

maka ......
Ismailmu mungkin 'HARTAMU',
Ismailmu mungkin 'JABATANMU',
Ismailmu mungkin 'GELARMU',
Ismailmu mungkin 'EGOMU',
Ismailmu adalah sesuatu yang kau 'SAYANGI' dan kau 'PERTAHANKAN' di dunia ini ...

Jangan rendahkan dan hinakan orang lain dengan hartamu, jabatanmu dan gelarmu karena di hadapan Allah yang dilihat hanyalah "Apakah semua itu bisa menjadikanmu semakin bertaqwa?"

Semoga Allah SWT anugrahkan kepada kita :
KESHALIHAN Nabi Ibrahim dan KEIKHLASAN Nabi Ismail

Happy 'ied mubarok 1437 H..

Minggu, 11 September 2016

Jasa ibu tiada terhingga

Seorang ibu ingin meminjam uang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.". Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...

Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 juta....!!!!. Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang....Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?? 

Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi.. Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu". 

Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian.. Semoga Bermanfaat. Jangan biarkan bacaan bermakna ini mengendap di telepon mu, jadikan ladang pahala dg meberikan ke orang lain..

Bagi PARA ISTRI ingatlah bahwa rizki dari suamimu adalah juga hak mertuamu. Dan juga perlakukan lah ibu mertua seperti ibu kandung sendiri......
Semoga bermenfa'at bagi kita semua....

(Sumber : Facebook.com


Selasa, 16 Agustus 2016

Doa MENGGEMPARKAN Setelah Pidato Presiden Di Sidang MPR/DPR 16 Agustus 2016


Doa Penutupan Sidang Paripurna MPR Dipimpin Anggota DPR Fraksi Gerindra Setelah Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo Tentang Nota Keuangan RAPBN 2017 Di Sidang Paripurna MPR/DPR 16 Agustus 2016

Sabtu, 13 Agustus 2016

Media Berkah sarana Berbagi

Minggu, 14 Agustus 2016. Lagi browsing untuk perkerjaan mendapatkan link www.MediaBerkah.com. Dipelajari sejenak, kemudian bergabung semoga mendapat berkah.

Apa sih Media Berkah itu? Disini merupakan tempat untuk saling silaturahmi sesama anggota untuk dapat mewujudkan cita-cita dan kebebebasan finacial para anggota dengan berkerjasama salin membantu dan dibantu yang dilakukan secara iklas sehingga akan menjadi berkah bagi semua anggota.

Dalam media Berkah ini Insya Allah jika Anda secara iklas membantu rekan untuk mencapai kebebasan finacial, maka secara otomatis Anda juga akan mendapatkan kebebasan finacial Anda.

www.MediaBerkah.com/?id=sarinande

 
 

Rabu, 25 Mei 2016

Harus dapat beradaptasi dengan perubahan jaman


NOKIA dulu menyebut ANDROID sebagai semut kecil merah yang mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yang berlebihan membuat Nokia terjebak dalam innovator dilema. Sejarah mencatat, yang kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dalam kesunyian yang perih.

KODAK menyebut kamera digital hanyalah tren sesaat, dan kamera produksi mereka akan terus bertahan. Kodak terjebak halusinasi dan innovator dilema yang akut. Akibatnya, ruangan ICU yang pengap menanti raga mereka yang merintih kesakitan.

INTEL dan MICROSOFT (Dominasi yang dulu dikenal dengan duo Wintel) terlalu menikmati kekuasannya dalam dunia PC dan Laptop, dan pelan-pwlan terjebak innovator dilemma. Mereka terbuai dengan kekuasaannya, dan lengah betapa dramatis kecepatan kemajuan era mobile computing.
Kini era PC/Laptop sudah hampir berakhir, diganti era mobile smartphone. Dan hegemoni Microsoft serta Intel kian menjadi tidak relevan dalam era smartphone. Intel dan Microsoft lalu hanya duduk saling bertatapan mata, diam dan termangu. Dalam rasa penyesalan yang pedih dan pahit. Namun dalam bisnis, penyesalan tidak pernah mendapat tempat terhormat.

PIZZA HUT terus menerus mengenalkan menu baru setiap enam bulan. Sabun LIFEBOY ber-kali-kali melakukan rejuvenasi. FACEBOOK dan BUKALAPAK juga selalu melakukan evolusi.
NOKIA kolaps dihantam IPHONE di tahun 2007, padahal produsen iPhone bukan perusahaan telko, namun dari industri komputer.

Koran dan majalah mati bukan karwna sesama rivalnya, namun karena Facebook dan Social Media (remaja dan anak muda tak lagi kenal koran/majalah kertas. Mereka lebih asyik main Path, IG atau FB. Pelan tapi pasti industri koran dan majalah akan mati).
Televisi seperti RCTI, Trans dan SCTV kelak akan kolaps bukan karena persaingan sesama pemain di industri yang sama, tapi dari makhluk alien bernama YOUTUBE. Di Amerika, jumlah pemirsa televisi dikalangan anak muda dan remaja, menurun drastis. Dan semua lari ke Youtube.

Ini juga kelak akan terjadi di Tanah Air.
Industri taksi seperti BLUE BIRD goyah bukan karena pesaing sesama taksi, namun dari layanan taksi independen berbasis aplikasi. Di banyak negara, banyak perusahaan taksi konvensional mati digilas UBER dan layanan taksi berbasis aplikasi lainnya.
 
Dan kini produsen TOYOTA, BMW dan MERCEDES BENZ takut bukan karena persaingan sesama mereka. Namun karena kehadiran TESLA, yang entah dari mana tiba-tiba melakukan inovasi radikal dengan produk mobil berbasis elektrik, dengan teknologi mobil tanpa sopir atau otonom (Autopilot Hardware)--(Mobil seri Tesla3 terjual hingga 300 ribu unit hanya dalam dua hari, padahal unitnya baru dirilis 2018. Jadi indennya dua tahun).

Manusia yang dapat segera beradaptasi dengan perubahan keadaan lingkungannya maka dia akan survive. Jika tidak dapat beradaptasi perubahan maka mereka akan tersingkir dan punah dari lingkungannya. Ide perubahan dan kreatif adalah salah satu wujud syukur.
Kuncinya adalah kerendahan hati dan mau belajar dari kelebihan orang lain, jangan pernah meremehkan apapun dan siapapun. (Su
mber : Copas dari Facebook)

Minggu, 27 Desember 2015

Mengingat Kembali Hari Kelahiran

"Terima kasih" untuk sahabat-sahabat yang mengingatkan hari ulang tahun kepada saya pada hari ini. Baik secara lisan, via WA/BB/SMS maupun melalui media sosial lainnya.i 

Bagi orang yang sudah melalui setengah abad usia seperti saya, ulang tahun bukan lagi tentang sesuatu yang gegap gempita dan hingar bingar seperti masa remaja yang lalu. Kini, ulang tahun bagi saya lebih bermakna sebagai pengingat jasa-jasa orangtua yang telah bersusah payah, berjuang dengan segala daya upaya melahirkan, mendidik dan membesarkan.

Semoga, semakin berkurangnya usia ini, semakin mawas diri dan menjaga keimanan untuk mempertahankan keyakinan, terus membuat karya nyata dan membuat sejarah yang nantinya akan dikenang oleh anak-anak dan keturunan.

Ya Allah Ya Rahman, jadikanlah umurku ini umur yang barokah.

Ya Allah, Aku mohon Kepada-Mu agar Engkau menjadikan sebaik-baik umur kami pada akhirnya, sebaik-baik amal pada penutupannya, sebaik-baik hari kami adalah saat bertemu dengan-Mu.

Aku memohon kepada-Mu agar Engkau menjadikan kuburan setelah berpisah dengan dunia, sebaik-baik tempat tinggal kami. Luaskanlah liang lahat kami, dan rahmatilah saat kami menjadi rendan pada waktu menghadap-Mu saat hisab, tetapkanlah kaki-kaki kami atas shirath, selamatkanlah kami  dari kesusahan hari kiamat. Putihkanlah wajah kami pada hari dimana wajah manusia ada yang putih dan ada yang hitam.

Aku mohon kepada-Mu Kenikmatan yang tak terputus-putus, rezeki yang banyak dan barokah, mata yang sejuk yang tidak terputus-putus, aku memohon kepada-Mu untuk dapat melihat wajah-Mu, dan kerinduan bertemu dengan-Mu.

Aku memohon agar Engkau mensucikan kerusakan hati kami dengan taubat dan menyatukan hati kami dalam keadaan takut kepada-Mu, dan memberi kami pemberian besar yang dapat memasukan kami ke dalam suraga, tempat yang aman.

Ya Allah, kepada-Mu aku beribadah dan untuk-Mu kami shalat dan sujud, Kepada-Mu, kami menuju dan bersegera. Kami mohon rahmat-Mu dan takut akan azab-Mu. Sesungguhnya azab-Mu, menimpat orang-orang kafir. Ya Allah aku mohon perlindungan-Mu, kami minta ampun dari Mu. memuji-Mu dengan kebaikan-Mu, tidak kufur kepada-Mu, dan tunduk kepada Mu.

Dan, kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari kau meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. Alhamdullillah, Aamiin.  [28 Desember 2015]

Kisah di Balik Foto Ekstrem Ini, akhirnya terungkap


Sejak diunggah di media sosial, foto atlit ekstrem ini langsung viral dan menjadi perbincangan netizen. Foto ini diambil di kawasan Hutan Tijuca, Rio de Janeiro, Brasil. Foto ini memang asli tanpa editan photoshop. Namun sebagaimana di kutip dari Daily Star, ternyata apa yang tampak ternyata tidak sekestrem kelihatannya.

Foto itu menunjukkan seorang pemuda sedang bergelantungan di bukit yang tinggi dengan menggunakan kedua kaki. Apa yang dibayangkan netizen adalah betapa mengerikannya kalau terjatuh.

Ternyata tempat itu sangat aman untuk dikunjungi. Di bawah tebing tersebut, terdapat pijakan tanah yang hanya berjarak beberapa centimeter saja. "Sehingga kalau terjatuh pun akan aman-aman saja," ujar salah satu sumber seperti dikutip dari Daily Star.

Foto ini ternyata hanya permainan sudut pandang saja. Pengambilan gambar yang tepat, akan membuat penampakan foto terkesan berbahaya dan ekstrem. Keren khan hasil Photography-nya?! (Liputan6.com)
















He he he, keren banget khan hasilnya ..... (www.BebasFinansialNetwork.com)



Jumat, 27 November 2015

Nopember 2015

Hari ini, bulan Nopember 2015, momentum saya untuk mengingatkan tentang suatu perjalanan waktu agar saya harus terus meningkatkan diri, dari tahun ke tahun.

Setelah 3 tahun kemudian adakah perubahan yang meningkat nanti di tahun 2018 ini dibandingkan bulan Nopember tahun 2015?

Bila saja kita mau mengevaluasi diri :
  • Bila kondisi kita lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya makan kita termasuk orang-orang yang beruntung.
  • Bila kondisi kita sama saja dari tahun-tahun sebelumnya maka kita termasuk orang-orang yang tertipu, sedangkan;
  • Bila kondisi kita lebih buruk dari tahun-tahun sebelumnya maka kita termasuk orang-orang yang benar-benar merugi.

Kamis, 19 November 2015

Banyak Teman, Banyak Rejeki


Ungkapan banyak teman banyak rezeki mungkin ada benarnya. Kalau kita pikir-pikir memiliki banyak teman adalah hal yang menyenangkan. Tetapi bagi sebagian orang—memiliki banyak teman mungkin suatu hal yang kurang/ tidak menyenangkan sama sekali. 

Hal tersebut sangatlah wajar mengingat semua orang memiliki ciri khas dan pandangan hidupnya tersendiri. Lalu apakah mungkin dengan teman yang kita miliki saat ini dapat membawa banyak rezeki?

Pertanyaan tersebut dapat kita jawab dari beberapa sisi. Pertama kita haruslah mendefinisikan—apa si sebenarnya yang disebut rezeki dalam pandangan hidup kita?
Apakah rezeki itu haruslah berupa uang?
Jika tidak, apakah rezeki itu haruslah berupa barang-dalam artian fisik (dapat dilihat, diraba, dirasakan, dan sebagainya) ?
Apakah rezeki itu haruslah selalu diukur dan dinilai dengan uang?
Jika tidak, apakah rezeki itu dapat diukur dengan satuan pengukuran yang lainnya?
Jika ya, maka sebutkan contohnya seperti apa?

Hal kedua adalah seberapa besar batasan rezeki menurut kita yang memiliki nilai yang pantas untuk memenuhi standar minimal?
Kedua sisi tersebut adalah garis besar pertanyaan yang mendasari cara pandang kita terhadap penilaian rezeki. Kita harus jujur kepada diri sendiri dalam menjawabnya. Tak heran apabila setiap orang memiliki versi jawabannya sendiri. Balik ke pertanyaan awal, apakah dengan jumlah teman yang kita miliki saat ini sudah memberikan banyak rezeki bagi kita?

Jika anda adalah seseorang yang menilai rezeki itu dengan ukuran uang, maka dapat kita katakan dengan mudah bahwa selama dari semua teman yang kita miliki itu tidak/ belum bisa memberikan “pemasukan” atau pekerjaan yang menghasilkan—maka ungkapan banyak teman banyak rezeki tidaklah tepat. Tetapi jika anda termasuk orang yang menilai rezeki itu tidak mesti dari ukuran uang, maka saya rasa anda termasuk orang yang beruntung.

Anda dapat merasakan betapa banyak manfaat dan faedahnya yang teman anda beri/ dapatkan dari usaha bersama kepada diri anda sendiri. Anda dapat membagi cerita seputar problematika kehidupan anda dengan teman-teman anda dan mereka pun tidak sungkan untuk mendengarkannya. Tak jarang dari mereka yang turut serta memberikan saran/ solusi bagi masalah yang anda miliki. Selain itu anda juga dapat merasakan banyak kesenangan yang dapat anda lalui bersama teman-teman anda. Hal-hal semacam ini memang tidak dapat diukur dengan uang, tetapi saya rasa lebih kepada keuntungan psikologis yang berharga. Teman adalah orang-orang terdekat disamping anggota keluarga—yang menemani perjalanan hidup anda. 

Mereka adalah orang-orang yang siap sedia mendengarkan keluh kesah anda manakala anda menghadapi permasalahan. Mereka adalah tempat berbagi perasaan yang anda alami. Mereka juga sama-sama manusia yang memiliki banyak permasalahan seperti anda.

Manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian. Bagaimanapun juga kita memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu memiliki banyak teman merupakan salah satu aset yang sangat berharga yang harus kita jaga dengan baik. Terlepas dari ada/ tidaknya pemasukan/ tawaran kerja/ peluang usaha yang memungkinkan kita mendapatkan sejumlah uang, memiliki banyak teman merupakan “earning potential resources” yang mesti dijaga.

Rezeki adalah satu hal yang telah diatur oleh sang pencipta. Kita selaku manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Jika sudah menjadi rezekinya, insya allah hal itu tidak akan kemana. Memiliki banyak teman berarti membuka banyak kesempatan dan peluang untuk mendapatkan uang. Kita tidak pernah tahu bahwa bisa saja suatu hari nanti ada dari beberapa teman kita sekarang yang sukses/ menawarkan kerjasama dengan kita guna menjadikan hidup kita lebih baik.

So..start making a lot of friends from now and u`ll see the result in upcomming years.

Malaysia :
Ema Septiani